Aku Mabuk

2343 Words

“Milikku? Rumah ini milikku?” Emily memastikan ucapan Allan yang tak lama pria tampan dan berwibawa itu mengangguk. “Ya. Rumah ini menjadi milikmu, Sayang. Kau tidak suka?” Allan mengangkat kunci itu sejajar wajahnya. Senyumnya memudar melihat air mata Emily mengembang, wajahnya tertunduk dan tak lama bahunya bergetar karena menangis. “Kenapa?” “Terima kasih, Tuan.” Suara Emily terdengar lirih dan penuh haru. Ia mengusap pipinya yang basah dan mengangkat wajah melihat Allan. “Terima kasih kau sudah memberikan rumah ini untukku. Aku sangat berterima kasih padamu, Tuan.” Mengambil kunci itu dan mencoba tersenyum, rasa bahagia nya tidak terkira melihat kejutan dari Allan. Seperti mimpi yang menjadi kenyataan “Aku bahagia kau bisa memiliki rumah ini. Tapi rumah ini aku berikan untukmu bukan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD