Part 31

2087 Words

Asteria tidak kembali ke apartemen Mister Chandra karena malu. Jadi dia memilih pulang ke kosan. Malamnya dia mendapat telepon dari bosnya. Asteria meminta maaf. [Bisakah kau membuatkan aku bekal besok. Aku akan masuk kantor.] Asteria diam untuk mencerna permintaannya. Bosnya tidak terdengar marah. Tapi dia terdengar ragu-ragu dan berharap. Hanya bekal, dia bisa membuatnya. "Baik Mister. Akan saya buat." * Asteria datang pagi hari seperti biasa. Dia mendapat panggilan telpon dari resepsionis bila pesanan hand sanitizer miliknya sudah datang. "Barangnya banyak gak mba?" Tanya Asteria di telpon. [Gak kok mba, cuma dianter dua jerigen ukuran lima liter. Kata orang unit safety dijatah dua dulu. Nanti kalau kurang minta lagi ke mereka saja. Ini Mba yang ambil atau OB yang ke sini?] "S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD