"Bagaimana rasanya diperebutkan dua orang CEO ternama?" Asteria tidak mengerti dengan pertanyaan yang Mba Monik berikan. Mereka berpapasan di koridor setelah Asteria mengantar dokumen ke divisi legal. "Maaf, saya tidak mengerti?" "Mister Chandra dan Nona Magnum. Kau tidak tahu mereka berantem memperebutkanmu?" Asteria menggelengkan kepalanya. "Naif." dengus Monik. "Kasihan Mister Chandra menderita karena tidak di notice olehmu." ujarnya kemudian menepuk bahu Asteria. Asteria merasa menggigil disentuh seperti itu. Mungkin karena makhluk yang mengikuti Mba Monik membuatnya sangat tidak nyaman. Terutama karena bentuknya yang menjijikan dengan banyak nanah dan bisul yang terlihat. Shiro, si harimau putih menggeram merasakan ketidaknyamanan Asteria. Dia pasti merasa terganggu juga. Mba Mo

