Jomlo 76

1248 Words

Jomlo 76 *Happy Reading* "Bagaimana?" tanya Arjuna tanpa basa basi, saat mendapat telepon dari Frans. "Target kecil sudah dibereskan. Tinggal target besar. Anda ingin eksekusi seperti apa, Tuan?" Arjuna lalu terdiam sejenak, seakan memikirkan sesuatu rencana. "Dia pernah berjasa pada bisnis saya. Jadi ... jangan terlalu kejam," putus Arjuna kemudian. Sebelum menutup sambungan teleponnya. Meski begitu, Frans sangat paham betul maksud 'jangan terlalu kejam' dari Arjuna. Itu berarti, setidaknya biarkan orang itu punya pemakaman sendiri. Kali ini, Frans tidak harus menghubungi Alan, atau minta pendapatnya. Karena target besarnya adalah urusan Arjuna. Alan hanya punya urusan dengan target kecilnya. Itu pun sekarang sudah selesai. Berarti urusan kerja samanya dengan Alan sudah selesai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD