Jomlo 42

850 Words

Jomlo 42 *Happy Reading* "Kamu mau saya cium juga?" "Mau, dong!" Eh! Ngomong apa aku barusan? Seketika aku jadi gelagapan sendiri, saat menyadari ucapanku barusan. Astaga! Bisa-bisanya aku keceplosan gitu. "Eh ... uhm ... Bu-bukan gitu maksud saya, A'. Saya ... saya cuma ...." Duh, gimana ini jelasinnya? Aku takut Alan mengira aku ngarep dan sok jual mahal selama ini. Meski itu memang benar, sih. Tapi harusnya aku jaga Image dikit, kan? Setidaknya, aku tidak boleh terlihat terlalu ngarep sampai tahu perasaan Alan selama ini. Bagaimana pun Alan ini masih sangat abu-abu untukku. Bahkan, motifnya mau menikah denganku pun, aku belum tahu pasti. "Jadi mau dicium atau tidak?" "Ya mau!" Eh! Refleks aku pun memukul pelan mulutku sendiri. Dengan wajah yang pastinya sudah memerah karena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD