Jomlo 31 *Happy Reading* "Hasmi, Abah kritis! Kamu bisa pulang sekarang, gak?" Degh! "Astaga! Kamu kenapa?!" Dokter Karina dengan tanggap menahan tubuhku yang tiba-tiba oleng dan hampir jatuh terduduk, akibat syok seusai mendengar kabar dari orang di seberang sana. Abah Kritis?! Bagaimana bisa? Bukannya Abah selama ini sehat dan bugar? Kenapa tiba-tiba kritis? Apa yang terjadi? "Mi? Hasmi?" Umi terdengar memanggilku, meminta atensiku kembali. Aku pun sekuat tenaga menguatkan diri agar bisa melanjutkan sambungan telpon ini. "A-apa, Umi? A-Abah kritis?" Terbata aku menyahuti Umi, benar-benar tak percaya dengan Info yang dibawanya barusan. "Iya, Neng. Abah kritis. Sekarang sedang ada di Rumah sakit terdekat. Makanya kamu bisakan ijin pulang, Neng. Cuti atau apalah gitu, Mi. Pokokn

