Jomlo 83 *Happy Reading* Sebenarnya, aku belum pernah melihat wajahku dengan jelas setelah insiden nahas itu. Selain karena luka itu selalu terlindungi perban. Aku sendiri belum siap melihat kenyataan menyakitkan tentang rupaku. Namun, setelah pernyataan Irfan yang diucapkannya seraya berlari ketakutan tadi. Aku pun segera meraih ponselku dan menyalakan mode kamera depan. Aku ingin tahu. Apa aku benar seburuk itu? Aa aku benar seperti monster? Dan, ya! Ternyata wajahku memang sehancur itu. Sangat mengerikan! Jangankan Irfan, aku sendiri juga ketakutan melihat rupaku yang sebenarnya. Aku syok hingga hingga lemas. Membuat ponsel di tanganku meluncur begitu saja menghantam lantai hingga hancur. Aku benar-benar mengerikan! Aku buruk rupa! Aku monster! "Astaga!" Mira yang melihat hal

