Jomlo 36 Flashback part 2 *Happy Reading* Lalu akhirnya, setelah berdebat lumayan lama dengan Umi yang masih terlihat ketakutan. Aku, Umi, Dokter Karina , dan Alan pun memasuki ruangan Abah, dengan hati gamang. Apalagi saat melihat kondisi Abah yang .... "Akhirnya, kamu datang juga, Mi. Ayo sini! Duduk sebelah saya. Biar ijab kabul bisa cepat dilaksanakan. Kamu gak pengen liat Abah kamu makin menderita kan, dengan kondisinya?" Pak Broto menyambut kami dengan riang, sambil tersenyum lebar dan menepuk kursi disampingnya. Lihatlah. Bahkan posisi mereka pun, sudah sangat siap untuk pernikahan ini. Dengan Pak RT dan Pak Kiayi yang duduk sejajar di samping Abah, dan Pak Broto di depan mereka bersama kursi kosong, yang pasti diperuntukkan untukku. "Eh, dia malah bengong. Sini atuh, Sayang

