26

1423 Words

Ian POV     Kami baru saja tiba dirumah sakit dan Siska langsung mendapatkan penanganan intensif dari dokter. Jiwaku serasa dicabut paksa dari tubuhku saat netraku melihat sosok wanita yang begitu ceria jika bersamaku itu kini terbujur lemah di atas ranjang rumah sakit. Aku pernah melihat Siska seperti ini, saat dia kecelakaan waktu SMA kelas satu. Tubuh pucatnya membuatku begitu ingin merengkuhnya saat itu. Namun aku takut membuatnya terbangun. Saat itu jam sudah menunjukkan pukul satu malam ketika aku melihatnya ke rumah sakit. Hanya saat itu aku bisa melihat Siska dengan leluasa, karena tak ada yang menunggui pasien. Aku tahu Ibu Hana yang menjadi mertuaku sekarang, dulu tengah izin keluar mencari sesuatu. Jadilah aku bisa melihat wajah pucat itu terbaring lemah. Sekarang, kejadia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD