29

960 Words

Siska tersentak saat suara tangisan Nayla terdengar cukup keras. Saat Siska hendak turun, tubuhnya bergetar nikmat secara tiba-tiba. Siska merasaan ada yang mengganjal di kewanitaannya. Saat ia melihat kebawah, Siska bisa dengan jelas melihat keperkasaan suaminya masih menancap di bawah sana. Oh iya. Dia lupa. Sebelum mereka tidur tadi, ia meminta Ian untuk tidur dengan penyatuan. Siska dengan segala kehati-hatiannya, menarik pinggulnya kebelakang secara perlahan dan terlepas. Siska melihat ada pergerakan dari Ian. Suaminya itu kembali tertidur. Dengan cepat Siska menarik selimut dan menutup tubuh Ian sampai pinggang. Setelah dirasa rapi, Siska langsung turun dan menghampiri Nayla yang menangis. Ini masih pukul sepuluh malam. Haaah, jam seperti inilah Nayla biasanya akan rewel. Siska

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD