9

864 Words

Rosa berjalan dikoridor dengan menunduk, dia sangat lelah hari ini untuk sekolah. Saat sudah sampai dikelas, dia menelungkupkan kepalanya pada lipatan kedua tangannya. Dan dia memejamkan matanya, rosa memimpikan kejadian dulu. "Kak celia ngapain?" Tanya rio penasaran saat rosa membeku melihat kesebuah kertas "Ce-llo.." panggil rosa pelan "Iya kak, kakak kenapa?" Tanya rio. Karena rosa gak menjawabnya, akhirnya dia merebut kertas itu. Sedetik kemudian dia menegang. "Ini gak mungkin kan?" Tanya nya lirih. Kertas itu menuliskan 'Bersenang senanglah sekarang, karena kita akan menghancurkan keluargamu. Dan keluargamu akan kami bunuh, terutama anakmu yang sudah memegang perusahaan. Setelah itu kami akan merebut perusahaan kalian' "Kenapa orang ini kejam kak? Kita kan masih kecil" ujar rio

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD