Eps. 58. Salah Percaya

1131 Words

Sementara itu, di hari berbeda, di kota utama. Di tengah terik sengatan mentari dan suhu udara yang terasa begitu menyengat membakar kulit, seorang wanita tampak berjalan tergopoh memasuki sebuah gedung perkantoran megah. "Selamat siang, Nyonya Alya." Seorang resepsionis di lobby utama gedung itu, langsung menyapa ramah serta mengucapkan salam. Kendati resepsionis menyapanya dengan sangat sopan, wanita itu tetap melangkah dengan angkuh tanpa sedikitpun menoleh ke arah resepsionis. Dengan cepat dia mengarahkan kakinya menuju ruang kerja CEO di sana. "Aku ingin bicara serius sama kamu, Dion!" Alya berdecak dan berkata ketus sambil mengerucutkan bibirnya ke depan, serta menghempaskan p****t dengan kasar pada sebuah kursi di hadapan meja kerja Dion, yang kini menjadi pimpinan tertinggi di p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD