Ditempat lain, Nendra dan teman-temannya saat ini tengah berada di mobil Patra menuju ke rumah lelaki itu. Setiap perjalanan, Nendra selalu diam tanpa kata. Bahkan ketika teman-temannya saling melemparkan canda tawa, dia selalu diam. Satu-satunya hal yang menyita seluruh pikirannya saat ini adalah gadis bernama Pesona. Khawatir? Mungkin jika kata itu saja tidak akan cukup untuk menggambarkan bagaimana perasaan seorang Ganendra saat ini. “Tenang aja kali Nen! Gue yakin Pesona ngga akan kenapa-napa!” ujar Patra yang menyadari gelagat sahabatnya itu. “Gue juga berharap kaya gitu Pat...” jawab Nendra lirih. Setelah beberapa menit kemudian, mobil yang mereka tumpaki berhenti di rumah yang lumayan besar. Patra adalah anak tunggal di keluarganya jadi sudah pasti dia sangat dimanja oleh kedua

