Ingin ke jakarta

738 Words
20 tahun kemudian Tampak di desa yang teramat asri dan damai,tampak seorang gadis riang gembira selepas pulang dari kampusnya,Gadis itu baru selesai mengadakan Wisuda kelulusannya di kampus tempat ia menempuh pendidikan S2 nya. Ya gadis itu adalah Cayra yang telah berganti nama menjadi Berliana Santosa,nama yang di berikan oleh kedua orang tua angkat saat ia menemukan Cayra kecil yang dalam dekapan seorang pengasuh yang telah dinyatakan meninggal akibat terjatuh dari atas tebing. Bukan tak ingin mencari keluarga anak yang mereka temukan itu,tetapi kendala ekonomi yang kurang memungkinkan. Bapak Pudjo Santosa merupakan seorang kepala desa di desa Tempatnya tinggal. Desa yang lumayan makmur,cuman terletak di pinggiran kota yang bisa di sebut pedesaan.warga mengandalkan hasil panen seperti sayur dan buah-buahan. Keluarga Ceyra yang sekarang sudah menganggap Ceyra seperti anak mereka sendiri,karena beberapa bulan usaha tak mendapatkan hasil keberadaan orang tua Ceyra yang sesungguhnya.Akhirnya Pak Pudjo dan Bu Ningsing mengangkat Ceyra menjadi anak mereka,karena waktu itu Ceyra shock dan waktu di tanya ia juga tidak bisa menyebutkan namanya,akhirnya keluarga pak Pudjo memberikan Nama Berliana sentosa yang nama belakangnya di ambil dari nama pak Pudjo. Pak Pudjo dan Bu Ningsing juga memiliki seorang anak laki-laki yang bernama Aditya Sentosa yang berjarak 7 tahun dengan adik angkatnya Berliana yang sering ia panggil dengan nama B. B juga memanggil nama kakaknya dengan panggilan Kak Adi. Adi sangat menyayangi adik angkatnya itu,begitupun sebaliknya Berliana juga sangat menyayangi kakak angkatnya itu.mereka bagaikan sodara kandung yang saling menyayangi dan menjaga. Aditya sebenarnya tengah bekerja di Jakarta sebagai seorang Manager di sebuah hotel sekaligus restoran yang terletak di Jakarta,hanya saja karena ingin menghadiri acara wisuda sang adik itulah kenapa Adi memutuskan untuk mengambil cuti beberapa hari ini. Setelah hampir seharian menemani B wisuda,dan juga pastinya merayakan dengan makan dan berfoto bersama,kini keluarga kecil yang nampak bahagia itu tampak menikmati makan malam di rumah yang sederhana tapi sangat terlihat asri dan nyaman. "Kak Adi...hadiah kakak buat B apa ni.masak iya kakak ngga ngasih adiknya hadiah sih?" tanya B di sela kunyahan makannya Adi yang di tegur adiknya seperti itu kemudian menatap sang adik dengan wajah yang terlihat mendengus tapi hanya terlihat bercanda. "Tenang B ku sayang...kamu mau hadiah apa dari kakak.hmmm?" kata Adi dengan tangannya yang mengarah mengelus kepala sang adik "Aku ingin liburan ke Jakarta,B juga ingin ikut kakak bekerja di Jakarta saja ya kak?" "Di Jakarta keras B...lebih baik kamu nyari kerja di sini aja ya? kalo kamu memang mau berlibur ke Jakarta,kakak besok akan ajak kamu." "Tapi B juga ingin mencari suasana baru,B ingin mencari pekerjaan yang lebih menjanjikan di sana.kalo B di kota ini B nggak akan bisa maju karena masih mengandalkan Ibu sama bapak,B juga ingin mandiri seperti kakak." "Nak...lebih baik mencari pekerjaan di kota ini aja,ibu sama Bapak khawatir.kamu kan anak perempuan,beda dengan kakakmu.dia laki-laki pasti bisa menjaga diri." nasehat Ibu Ningsing "Tapi B kan di sana ada sama kakak Bu,jadi B akan aman bersama kak Adi." terang B kemudian "B...sebenarnya bapak dan ibu hanya kawatir dengan kamu,karena kami sayang sama Kamu nak.Tetapi kalo itu sudah keputusan kamu,maka Bapak dan Ibu akan mendukung.Bapak dan ibu juga berdoa,semoga kamu nanti juga bisa bertemu dengan keluargamu kembali.Bapak bukanya tidak menganggap kamu keluarga ini,tapi Bapak ingin kamu menemukan keluargamu kembali agar kamu bahagia nak.Bapak dan ibu sayang dengan kamu." tutur Pak Pudjo panjang lebar,sebenarnya itu juga keputusan berat untuknya dan sang istri.ia yakin sang istri akan sulit di bujuk nantinya,tapi itu juga demi kebaikan B jadi pak Pudjo akan membujuk istrinya agar setuju "B tahu Bapak...Ibu...selama ini aku sudah banyak menyusahkan kalian,tapi percaya sama B ya kalo Bapak sama Ibu sudah B anggap orang tua B sendiri,begitupun kak Adi.B juga berharap bisa dipertemukan dengan keluarga kandung B yang sesungguhnya,tetapi B akan selalu menganggap kalian juga keluarga B." jawab B sambil memeluk kedua orang tua angkatnya itu Makan malam kali ini disertai tangis sedih keluarga kecil itu,Pak Pudjo dan Bu Ningsing juga akhirnya tak bisa menolak keinginan B karena seorang anak memang harus mencari jati dirinya sendiri,mereka tidak ingin terus menekan sang anak menjadi seperti yang mereka ingin. Mereka yakin B adalah anak yang baik hati dan juga santun,maka Pak Pudjo dan Bu Ningsing yakin jika B bisa menjaga dirinya di manapun B berada. Akhirnya mereka sepakat,bahwa 2 hari lagi B akan ikut dengan sang kakak ke Jakarta. di sana B juga akan mencari pekerjaan yang cocok untuknya,B tampak senang juga sedikit sedih karena harus meninggalkan Ibu dan Bapak yang sudah Ia anggap sebagai orangtuanya selama ini.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD