"Ay, mantan kamu dateng lagi." dengan malas Ayra berjalan keluar toko bunga memastikan apakah yang Yahya katakan benar atau tidak. Ternyata benar, laki-laki kurang kerjaan itu datang lagi membuat Ayra jengah setengah mati. Padahal Ayra sudah menolaknya mengangap hubungan keduanya memang tidak akan pernah diselamatkan, untuk apa mengulang cerita dimana kita sudah tau jawabannya? "Apaan?" tanyanya setelah berdiri tepat didepan laki-laki tampan itu. "Aku bawain kamu bunga," Ayra memutar bola matanya malas, dengan gerakan enggan ia menerima bunga yang pria itu sodorkan, "sana pergi," usirnya, Ayra berjalan masuk. "Aku engga bakal menyerah Ay, mau kamu menolakku beribu kalipun aku akan tetap dateng kesini ataupun kerumah kamu." teriak pria itu, "Masa bodo," balasnya, Tidak ada lagi C

