Makanan sudah sampai dan mereka pun kini sudah makan. Beberapa kali Dilan berhenti makan untuk memotong makanan yang kiranya tidak bisa dipotong oleh Kiara. Biasanya hal ini dilakukan oleh Agam tapi Agam saat ini tidak ada dan Dilan sebagai pengganti dari Agam. Ya kehadiran Dilan hanya sebagai pengganti dari ketidakhadiran Agam. Seharusnya Dilan sadar jika Dilan itu tidak ada apa-apanya. Dilan itu sebenarnya tidak di butuhkan jika Kiara bersama dengan yang lainnya. Dilan itu, bodoh. Memikirkan hal ini membuat Dilan teringat akan perkataan dari papanya yang membanding-bandingkan dirinya dengan Dikta, kakaknya. Masih terasa sakit di d**a, tapi Dilan tak tahu harus berbuat apa dan tak tahu harus berbicara kepada siapa. Ia merasa bahwa maslahanya ini bukan merupakan masalah yang penting dan d

