BAB 32

1960 Words

Sejak hari itu aku benar-benar tidak bisa menemui Alesha. Aku tidak percaya bahwa Dave akan melakukannya padaku, memisahkan anak dari Ibunya. Aku kehabisan cara untuk menemui anakku, tapi hasilnya semuanya nihil. Aku menolak beberapa tawaran pesanan busana untuk beberapa event besar, karena aku merasa aku sedang tidak bisa fokus bekerja jika dalam benakku saja selalu mencemaskan anakku disana. Apakah dia sudah makan, apakah dia sekolah dengan baik, apakah dia tidur dengan nyenyak, apakah dia sehat, apakah dia bahagia. Beribu macam pertanyaan dalam otakku, termasuk memikirkan apa Dave benar-benar sudah melupakanku, itu juga menjadi salah satu pertanyaanku dari seribu pertanyaan yang aku punya. “Nyonya, ada paket untuk nyonya.” Seru Bik Na membuyarkan lamunanku sambil mengaduk-aduk sarapank

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD