bab 3

1078 Words
menuntun Jie Yan dan Tang Yueha ke dalam Sekte Cahaya Suci setelah berjalan lama. Pria paruh baya itu merasa kesulitan karena Jie Yan tidak memiliki kemampuan untuk terbang. Ia khawatir jika ia membawa Jie Yan terbang, tubuhnya akan hancur akibat tekanan angin. Namun, ia tidak menyadari bahwa tubuh Jie Yan mungkin lebih kuat dari tubuhnya sendiri. Setelah dua jam berjalan, mereka akhirnya tiba di sebuah bangunan besar di pusat Sekte. Dua jam setelah perjalanan, Jie Yan dan Tang Yueha tiba di bangunan besar di pusat Sekte Cahaya Suci. Seorang pria paruh baya memimpin mereka ke dalam dan membawa mereka ke salah satu ruangan. Di dalam ruangan tersebut, ada beberapa orang yang sedang berdiskusi. Pria paruh baya tersebut mengatakan bahwa dia telah membawa Tang Yueha bersama pelayannya. Min menatap Tang Yueha dengan kegembiraan, sementara Jie Yan dianggap tidak penting sebagai pelayan. Salah satu pria tua dalam ruangan tersebut memberi izin kepada Jie Yan untuk pergi dan menyatakan bahwa ia akan mendapatkan hadiah karena telah membawa Tang Yueha. Pria paruh baya yang mengantarkan mereka juga terlihat senang dan segera keluar setelah memberikan surat rekomendasi milik Tang Yueha kepada salah satu orang tua di dalam ruangan. Jie Yan melihat lima orang yang hampir tua di ruangan. Salah satu di antara mereka adalah wanita. Ia merasakan bahwa kelima orang itu sangat kuat. Meskipun Jie Yan menatap mereka dengan fokus, tidak ada yang menyadari bahwa ia telah mengukur kekuatan mereka karena tidak ada reaksi qi. Tang Yueha yang berusia 12 tahun telah mencapai tingkat Alam Langit tahap Kesembilan, yang jarang terjadi pada anak muda. Seseorang dengan senang menyatakan akan memeriksa kultivasi Tang Yueha yang cepat meningkat. Tanggapan Tang Yueha penuh kecurigaan, lalu dia bersembunyi di belakang Jie Yan. Kelima orang terlihat canggung karena Tang Yueha tampak waspada terhadap mereka. Mereka juga menyadari bahwa Tang Yueha bergantung pada Jie Yan, menunjukkan betapa pentingnya Jie Yan bagi Tang Yueha. Dalam keluarga Tang, tak seorang pun berani menentang Tang Yueha. Namun, ketika Jie Yan muncul, hanya dia yang berani mengabaikan Tang Yueha. Anak di bawah usia 17 tahun, keluarga Tang tidak terkalahkan. Hanya Jie Yan yang tidak terluka meskipun dis serang. Ini membuatnya terus dekat dengan Jie Yan. Lima orang melihat Jie Yan untuk minta bantuan. Mereka tahu tidak boleh mengganggu Jie Yan agar Tang Yueha nyaman di Sekte Cahaya Suci. Jie Yan merasa lelah karena tugasnya adalah menjaga anak yang merepotkan. Yueha, ini hanyalah tes. Mereka tidak akan melakukan apapun padamu," kata Jie Yan sambil menarik telinga Tang Yueha agar tidak bersembunyi. "Aduh... Aduh.. jangan tarik telingaku!" teriak Tang Yueha. Kelima sosok di ruangan itu sadar bahwa Jie Yan bukan hanya pelayan biasa, karena hubungan mereka mirip adik-kakak. Setelah melepaskan telinga Tang Yueha, Jie Yan berbicara lagi kepadanya, yang akhirnya membuat Tang Yueha setuju untuk mengikuti pemeriksaan. Kelima orang itu semakin menghargai Jie Yan. Mereka sadar bahwa tanpa Jie Yan, Tang Yueha tidak akan mau melakukan pemeriksaan. Jadi, mereka memutuskan untuk membawa Jie Yan bersama mereka. Akhirnya, mereka menuntun Jie Yan dan Tang Yueha ke dalam satu ruangan pemeriksaan. Kelimanya semakin menghargai Jie Yan karena menyadari bahwa Tang Yueha tidak akan mau mengikuti pemeriksaan tanpa kehadirannya. Oleh sebab itu, mereka harus membawa Jie Yan juga. Mereka kemudian menuntun Jie Yan dan Tang Yueha ke dalam satu ruangan pemeriksaan. Pemeriksaan yang dilakukan adalah sederhana dan fokus pada Akar Spiritual seseorang. Proses ini bertujuan untuk memahami mengapa perkembangan spiritual seseorang meningkat cepat. Meskipun tidak selalu bisa menemukan alasan yang jelas, Akar Spiritual bisa memberikan informasi penting. Tang Yueha menyadari apa itu Akar Spiritual dan hanya mengangguk. Tetua An kemudian mengeluarkan bola kristal untuk menguji Akar Spiritual dan meminta Tang Yueha untuk meletakkan telapak tangan di atas bola tersebut dan mengalirkan qi ke dalamnya. Tang Yueha mengikuti apa yang dikatakan, sama seperti yang dilakukan ayahnya dulu. Ketika ia menyalurkan qi-nya, lima sosok di sekitarnya merasa penasaran dengan Akar Spiritual miliknya. Bola kristal yang ia keluarkan perlahan-lahan berubah warna dari putih menjadi kuning, hijau, biru, dan merah, yang membuat mereka sangat bersemangat. Akhirnya, bola kristal itu berubah lagi menjadi kuning cerah atau emas, yang mengejutkan kelima sosok tersebut. Duar! Bola kristal pemeriksa Akar Spiritual meledak, dan Tang Yueha membuka matanya melihatnya. Dia tidak merasa heran karena pernah mengalami hal yang sama sebelumnya. Kelima Tetua tampak serius saat menatapnya, saling berpandangan sebelum beberapa dari mereka pergi. Tang Yueha bertanya dengan penasaran, "Bagaimana?" Tetua An menjawab dengan senyuman, "Yueha, tunggulah sebentar. Kami akan memeriksanya terlebih dahulu." Jie Yan dan Tang Yueha hanya mengangguk kecil dan menunggu. Tiga Tetua kembali dengan banyak buku dan mulai membacanya dengan cepat. Tang Yueha hanya bisa melihat mereka dengan tatapan kosong, menganggap mereka seperti orang gila. Salah satu Tetua wanita akhirnya berseru "Ketemu" setelah membaca beberapa buku, dan keempat Tetua lainnya langsung menunggu untuk melihat buku yang dibacanya. Pemeriksaan ini adalah untuk melihat Akar Spiritual seseorang. Ini akan membantu memahami mengapa perkembangan seseorang sangat cepat. Meskipun hasilnya mungkin tidak selalu jelas, mereka dapat menyelidiki lebih lanjut melalui Akar Spiritual. Tetua An memberi tahu Tang Yueha untuk meletakkan telapak tangan di atas bola kristal dan mengalirkan qi ke dalamnya. Tang Yueha mengangguk karena dia sudah tahu tentang Akar Spiritual. Tang Yueha berteriak, membuat kelima Tetua terkejut. Dia salah mengerti maksud mereka. Jie Yan hanya bisa menghela nafas panjang, mengetahui kesulitan dalam mengurus Tang Yueha. Jie Yan merasa bingung dengan tingkah laku Tang Yueha yang kekanak-kanakan. Ketika gadis kecil itu menyuruhnya untuk mengalahkan semua orang, Jie Yan tidak tahu harus bereaksi bagaimana. Ia hanya bisa merasakan, melalui instingnya, bahwa kekuatan semua orang itu jauh lebih besar dibandingkan dirinya. Jie Yan menjelaskan bahwa niat mereka bukan untuk membunuh Tang Yueha, hanya ingin melihat setetes darahnya. Saat mengangkat Tang Yueha untuk memindahkannya, Jie Yan menyadari bahwa Yueha mencoba menjadikannya perisai. Yueha merasa malu mendengar ini. Lima Tetua menghela nafas dan memuji Jian Chen, menyadari kepatuhan Tang Yueha terhadap perkataan Jie Yan. Tang Yueha bertanya tentang apa yang harus dilakukannya setelah diturunkan oleh Jie Yan. Tetua An menjelaskan bahwa ia harus menggunakan benda tajam untuk mengeluarkan setetes darahnya. Meskipun Tang Yueha merasa tidak nyaman melakukan itu, ia mengerti bahwa ini adalah tes dan akhirnya menusuk ibu jarinya untuk mengeluarkan setetes darah. Jie Yan yang awalnya tidak peduli mulai merasa tertarik ketika melihat setetes darah milik Tang Yueha yang berwarna emas. Dia terkejut karena setetes darah itu mengandung kekuatan yang besar. Sementara itu, para Tetua tidak menyadari apa yang dilihat Jie Yan, tetapi mereka juga terpesona oleh warna darah Tang Yueha, yang membuat mereka sangat bersemangat karena sesuai dengan catatan dalam buku.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD