37

1218 Words

"Lo yakin sama kata-kata lo?" tanya Han. "Lo yang jangan kepedean," balas Thalia. Han tiba-tiba mendekatkan wajahnya pada Thalia tanpa aba-aba, yang sontak membuat Thalia memejamkan matanya. Han terdiam sejenak, sembari menatap Thalia yang sedang merapatkan matanya. Han awalnya hanya ingin meledek Thalia, tapi melihat reaksi Thalia, membuatnya jadi berani untuk semakin memajukan wajahnya. "Woah, ada yang balikan nih?" Han otomatis menjauhi Thalia, sementara Thalia membuka matanya. Ia melirik ke arah pintu dan mendapati Jeno sedang berdiri di ambang pintu sembari melipat kedua tangannya di depan d**a. Thalia berbalik badan, dan menundukkan kepalanya dalam-dalam. Wajahnya terasa panas dan memerah. Ia rasanya ingin menangis, karena bukannya menghindar, ia malah diam bahkan memejamkan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD