Thalia berakhir hanya memotong rambutnya jadi cepak, kalau disambung rambut, yang ia pikirkan akan repot dan berat. "Bagus gak?" tanya Thalia pada Jeno, sesaat setelah keluar dari salon. Jeno mengulurkan sebelah tangannya, dan tiba-tiba mengusap leher Thalia menggunakan punggung tangannya, yang membuat Thalia terkejut, dan otomatis menjauh dari Jeno. "Perasaan gue udah gak enak pas mau potong rambut," gumam Thalia. Jeno nyengir, "Bagus kok," "Jangan mikir aneh-aneh Lo, gue potong tangannya nanti," ancam Thalia. "Galak amat," balas Jeno. "Harus gitu," "Gak mikir aneh-aneh kokk...," "Tadi apa?" Jeno hanya bisa mengerucutkan bibir sembari melipat kedua tangannya di depan d**a. "Habis ini ke minimarket atau supermarket deh, lebih murah di supermarket h

