49

1795 Words

Han tercenung, menatap punggung Henry yang beberapa saat kemudian dengan tatapan tidak percaya. Thalia di sebelahnya menghela napas, "Emang apa yang perlu kita selesain?" tanyanya kemudian sembari menatap Han dengan tatapan dinginnya. Han menoleh, menatapnya dengan tatapan kebingungan. "Henry emang suka aneh-aneh aja," gumam Han. "Mungkin maksud dia, kita harus menegaskan hubungan kita sekarang apa," ucap Thalia, yang membuat Han bungkam. Ia seketika merasa khawatir, dengan apa yang akan dikatakan Thalia selanjutnya. "Yah, gue juga sebenernya masih ngerasa ada sesuatu yang mengganjal di hubungan kita. Jadi... sekarang kita harus negasin hubungan kita itu apa sekarang. Gue boleh ngomong duluan?" tutur Thalia. Han hanya bisa menganggukkan kepalanya pasrah. Ia pun menyiapkan hatinya, u

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD