43

1175 Words

Thalia hampir saja bangkit duduk saat melihat siapa yang datang, tapi kepalanya langsung terasa sakit begitu ia hendak mengangkat kepala. Thalia berdecak kesal, dan akhirnya memilih tetap dalam posisinya, dan memberanikan diri untuk menghadapi gadis itu. Dengan kondisi tidak berdaya seperti sekarang, ia takut tiba-tiba dilukai. "Mau ngapain ke sini?" tanya Thalia. Gadis itu berjalan mendekati ranjang Thalia dengan langkah kaki yang diseret. Setelah jaraknya dengan ranjang tidak terlalu jauh, ia tiba-tiba bersujud pada Thalia, membuat Thalia sontak terkejut. "Ngapain Lu?!" pekik Thalia. "Tha, gue minta maafff! Gue gak tau kalau perbuatan gue bisa bikin Lo sampe kayak gini, gue minta maaf... gue gak mau jadi pembunuh, gue minta maaf," Thalia terdiam, shock mendengar permintaan maaf ga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD