"AAAAA!!! MOTOR GUE KEMANA?!" teriak Jazmi saat baru saja tiba di parkiran, dan mendapati motornya tidak ada di sana. Ia langsung buru-buru merogoh tasnya untuk mencari kunci motornya. Kunci motornya juga tidak ada. Wajahnya seketika pucat pasi, cicilan motornya baru lunas bulan kemarin, dan sekarang sudah hilang. Bisa mati dia di tangan ayahnya. "Dibawa Han kali, kan doi ngilang," ucap Jino, yang diangguki setuju oleh yang lain. "Thalia juga hilang," timpal Jeno sembari menggaruk-garuk pelipisnya menggunakan jari telunjuk. Sambil bersungut, Jazmi mengambil ponselnya dari dalam tas, dan mencari kontak Han. "Woy! Maling!" pekik Jazmi, begitu panggilan telfonnya diangkat oleh Han. "Maling apaan?! Sembarangan Lo! Gue pinjem bentar motornya! Buat nganter Thalia ke rumah sakit," Raut waj

