Bagian Dua Puluh Sembilan

1434 Words

Hari semakin sore, setelah menghadap dengan Ibu Tio untuk meminta maaf atas apa yang Calya perbuat dan tentu saja Calya mendapat banyak nasihat hingga ia jengah sendiri, Calya memilih bermain bersama Raras di rumah dinas bang Sakti yang kebetulan masih diluar kota karena rumah dinas Arion masih terkunci.   "Tyya nginap disini kan?" tanya Raras yang duduk di pangkuan Calya. Calya menggelengkan kepalanya.   "Gak bisa sayang, Om Arion gak ada teman tidurnya" jawab Calya. Raras memasang tampang cemberutnya.   "Kok Om Ion tidurnya sama Tyya? Om Ion penakut ya? Raras aja tidurnya sendiri, Tysa juga" celetuk Raras membuat Calya tertawa. Gadis mungil 4 tahun itu selalu saja memiliki banyak pertanyaan hingga membuat orang disekitarnya kebingungan.   "Emang gitu, kayak Mama sama Papa nya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD