Bagian Delapan Belas

1104 Words

Begitu Calya memasuki salah satu restoran di PIM, Flora melambaikan tangannya. Calya tersenyum dan menghampiri Flora.   "Kamu baik-baik saja kan?" tanya Flora. Calya tertawa   "Harus nya aku yang nanya itu sama kamu" jawab Calya. Usia mereka memang sebaya, walaupun Flora lebih senior dalam dunia persit tetapi ia tak mau dipanggil dengan embel-embel "mbak" atau "bu" jika mereka sedang diluar seperti sekarang ini.   "Awalnya susah Cal. Begitu mendengar operasi bang Radit gagal, aku.. Terpukul banget. Tapi aku harus bangkit lagi kan? Demi Daisy dan Raja." ucap Flora, matanya berkaca-kaca.   "Maaf Flo, aku benar-benar gak tau."   Flora menggenggam tangan Calya. Ia tersenyum lembut.   "Bang Arion hanya belum bisa menerima. Ia merasa bersalah atas kepergian bang Radit karena saat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD