Bagian Dua Belas

1052 Words

Calya memasuki salah satu kedai di Grand Indonesia, dan langsung mendapati Fasya melambai riang ke arahnya. Calya hanya mengangguk singkat lalu melangkah dengan santai ke tempat gadis itu duduk.   "Gue udah pesan. Kakak mau di pesanin?" tanya Fasya. Calya menggelengkan kepalanya   "Saya buru-buru, jadi tidak perlu basa-basi. Kenapa anda mengajak saya bertemu?" tanya Calya formal. Ia sejujurnya malas berurusan dengan Fasya.   Fasya tersenyum sinis, hilang sudah wajah ceria yang tadi ia pamerkan.   "Oke. Gue mau.. Lo tinggalin Arion"   Alah drama basi. Gumam Calya dalam hati.   "Saya mau, tapi.. Dia yang tidak mau melepas saya" jawab Calya percaya diri. Toh memang benar kan? Ia pernah minta pembatalan perjodohan ini sebelum pengajuan, tetapi Arion menolaknya dengan tegas.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD