Sejak sore hari, Calya sudah merasa gugup karena malam ini adalah malam acara resmi pertemuan kedua keluarga serta pertunangannya dengan Arion. Calya tak menyangka ia akan bersanding dengan Arion. Dulu sekali, untuk membayangkan seperti sekarang saja ia tak berani. Ia terlalu minder dan kebahagiannya hanya menatap Arion dari jauh. Terakhir ia berbuat nekat, itu menjadi pertemuan terakhir mereka lalu keluarga Arion pindah keluar kota. Dan siapa yang menyangka, takdir bekerja dengan cara tak terduga. Mempertemukan kembali masa lalu mereka melalui sebuah perjodohan. "Duuh, kok gue malah ikutan gugup sih?" Meira yang sudah rapi dengan long dress polos yang bawahannya adalah batik bergerak gelisah sambil menatap Calya yang sedang dirias dengan tangan cekatan Abel. "Gue gemet

