81.

1409 Words

"Sepertinya kau begitu sayang dengan lacurmu yang sekarang." Seulas senyum terbit dibibir Ben begitu Luna pergi bersama Caddy girl suruhan Alex, "Kau bahkan mau memerintah orang lain hanya untuk menemaninya ke toilet." Ben melirik kearah Alex setelah pria itu memukul bolanya yang memantul tinggi. "Kau tahu apa yang Luna katakan padaku tentangmu? Kau berusaha melecehkannya." "Dan kau percaya dengan apa yang dia katakan?" dan tawa Ben mengalun keras, "Apa kau sudah kehilangan akal hingga kau lebih percaya dengan omongan lacurmu itu daripada temanmu?" "Kenapa tidak?" Alex menatap Ben tajam, "Sayapun bisa melihat dengan mata dan kepala saya sendiri bagaimana kurang ajarnya dirimu saat menatap Luna." "Came on, Alex!" kekeh Ben mengejek, "Kita punya mata, apa salahnya jika sedikit menatap l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD