18. Identitas Sang Tuan.

1121 Words

Tawa itu menggema memenuhi ruangan seiring dengan lepasnya cengkraman tangannya pada tubuh si cacat. "Ibu tiri?" Dan Alex mengulangi informasi yang dia dapatkan dari pelayannya itu, "Apakah saya tidak salah dengar?" "Tidak Tuan. Semua ini memang suruhan ibu tiri anda. Beliau yang memerintahkan saya untuk membuat anda marah." "Kau sebut wanita itu ibu tiri saya? Sejak kapan saya punya ibu tiri? Saya saja tidak punya Ayah." tawa Alex menggelegar dan tangan pria itu langsung mendorong kepala sang pelayan dengan ujung jarinya, berulang kali. "Maaf Tuan, maksud saya Nyonya Bella." suara pelayan itu tersendat selama beberapa saat, "Beliau-lah yang meminta saya melakukan semua perbuatan itu dengan imbalan yang sangat besar." "Kapan kalian bertemu?" "Beberapa waktu yang lalu. Di cafe dekat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD