24. Memanfaatkan Sarah

1197 Words

Saat memasuki kampus, Elsa masuk hampir bersamaan dengan Dani. Kebetulan mereka ada kelas yang sama pada siang hari itu. Elsa yang menatap Dani berjalan di depan tanpa menyapanya pun merasa sedikit kehilangan. Dia sudah sangat dekat dengan Dani, bahkan menganggap Dani sebagai keluarganya sendiri. Selama ini hanya dialah yang menjadi teman Elsa berbagi suka dukanya, karena Elsa tidak ada waktu untuk bermain sebab waktunya lebih banyak untuk bekerja dan merawat ibunya. "Dani tunggu," ucap Elsa memberanikan diri sambil mensejajarkan langkah Dani yang berjalan cepat. "Maaf aku sibuk," jawab Dani singkat tanpa menoleh ke arah Elsa. "Dan, tunggu sebentar, ada yang ingin aku bicarakan," Elsa pun kemudian memegang tangan Dani erat agar dia menghentikan langkahnya. "Sudah Sa, cukup! tida

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD