Alisa masih di rumah Pak Barata . “Setidaknya lakukan sesuatu Pak. Farel memberikan ini sama Bapak, benda inilah yang mereka incar. Kemarin mereka memukuliny demi mendapatkan benda ini, orang yang memenjarakannya di sana sepertinya terlihat dalam bisnis gelapa, mereka tidak ingin ada yang mengungkapkan semua kejahatan itu. Farel hanya ingin mengungkapkan sebuah kebenaran kenapa tidak ada yang mendukung Pak … dia tidak akan mampu berjuang sendiri,” lrih Alisa dengan suara bergetar, walau hatinya sebenarnya sanga taku Namun ia berjuang semampunya. Lelaki itu meminta istrinya mengambil laptop dan menonton video yang di berikan Farel. Di sana ia melihat , sebuah kejahatan sama seperti yang dulu ia bongkar. ‘Apa ini … kenapa di saat aku ingin mengubur semua rasa sakit itu dan melupakan masa

