"Gimana?, Enak gak?". Tanya Shani memandangi Afdhal yang baru saja menyuapkan satu sendok nasi beserta lauk yang ia masak sendiri hari ini. Raut wajah nya menunjukkan kecemasan dan juga penasaran dengan jawaban sang suami yang terlihat tengah berusaha mengecap masakkan nya. Melihat muka istrinya yang sangat penasaran itu. Membuat nya dengan sengaja mencoba memperlama kunyahan dan juga berpura-pura untuk menemukan rasa dari masakkan istrinya. Ini pertama kali nya Shani memasak untuk nya. Sejak mereka menikah, biasanya ia lah yang memasak untuk mereka. Atau lebih sering membeli nya di restoran langganan Shani. "Emm... ." Shani masih terlihat sangat penasaran. membuat Afdhal tidak kuasa menahan senyum nya lagi begitu melihat kerutan di dahi istrinya. "Lumayan." "Lumayan ?" Tanya Shani

