18.

649 Words

"Arfaan, aku ingin kita berdua naik itu!" tunjuk Nara pada permainan roller coaster. "Eh, kenapa kita?" "Biar lebih romantis." kekeh Nara semakin membuat Arfaan meringis. Dalam hatinya Arfaan berdoa semoga Nara tak mengetahui sisi lain dari dirinya untuk yang kedua kalinya. cukup saja soal film genre horor. sial! "Ayo Arfaan!" Nara menarik lengan Arfaan kuat. Arfaan bergidik ngeri melihat permainan itu, sekali pun ia tak pernah menaiki wahana permainan itu seumur hidupnya. Arfaan menggelengkan kepalanya saat melihat bayangan dirinya yang sedang berteriak saat roller coaster itu bekerja. "Arfaan ayo naik!" ajak Nara lagi saat permainan itu sudah berhenti. Banyak orang yang mual-mual saat telah selesai menikmati permainan itu. Arfaan melotot seketika melihatnya, dan banyak juga yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD