Pulang dengan emosi masih meledak-ledak, Saskia justru disambut tamu yang makin membuatnya meradang. Siapa lagi kalau bukan sepupu iparnya, Hanif Aswangga. Pria itu duduk ngopi di ruang tamu dengan santainya, seolah di rumahnya sendiri. Padahal kapan hari habis ribut besar dengan David dan dihajar di ruang tamu ini juga. Bagaimana Saskia tidak jantungan, pria sialan itu malah datang seenak jidat tanpa takut sedikitpun kepergok oleh suaminya. Pernikahannya dengan David saja sudah di ujung tanduk. Cerai jadi kata yang hampir tiap hari suaminya ucap. Kemunculan Nara benar-benar jadi penghancur keluarganya. Terlebih sekarang mereka makin akur. Sampai mertuanya juga Henry pun, berpaling mendukung gadis sialan itu kembali ke keluarga Aswangga. Andrea satu-satunya yang paling mengerti dirinya, j

