Wajah kecut seakan menahan berak kini terpampang jelas di wajah Kanae yang telah ditinggal pergi oleh pria yang mengajaknya tadi. Tidak bisa dipungkiri betapa kesalnya Kanae saat ini, menahan diri untuk tidak berteriak kencang melepaskan amarahnya sedari tadi. Beruntung kesabaran Kanae sudah cukup terlatih sejak dirinya mulai hidup bersama dengan Haru selama dua bulan ini. Hidup bersama dengan Haru membuat Kanae menjadi lebih bisa belajar menahan diri walau sebenarnya gadis itu ingin sekali mengutuk di depan Haru tiap kali pria itu membuat ulah. Kanae pikir dirinya akan bisa hidup tenang di sekolah, nyatanya gadis itu harus bersabar menghadapi pria yang tingkahnya tidak jauh berbeda dengan Haru. Siapa lagi jika bukan Koga? Ini adalah hari pertama pertemuan mereka, namun pria itu sudah

