Yakuza: 37

1218 Words

Suasana semakin menegang. Mendadak tidak ada suara yang lain selain mereka yang terdengar. Jantung Kanae berdetak dengan cepat, begitu juga aliran darahnya yang terasa berdesir dengan cepat hingga membuat tangannya gemetar ketika melihat kejadian cepat itu. Jelas pukulan yang didapat Haru sangat kuat hingga membuat wajahnya terluka dan mengalirkan darah segar. Namun pria itu tetap menegakkan tubuh seolah dia baik-baik saja di hadapan Iyoto. Tanpa sadar kedua mata Kanae mulai berkaca-kaca melihat kejadian yang lebih pantas disebut penyiksaan itu. Kedua kaki Kanae rasanya melemas seketika, akan tetapi dirinya tetap berusaha menahan diri untuk berdiri tegak. “Saya menerima kesalahan saya, Tuan Matsumoto. Saya tidak bisa menjaga satu-satunya penerus keluarga Matsumoto dengan baik!” jawab Ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD