"Selamat jadi Pak CEO, ya, Nu. Makin keren aja, ih, bestie aku." "Belum, Sya. Baru lulus S1 seperti kamu." Dulu .... Saat Januar kembali dari luar negeri setelah menempuh pendidikan Strata 1-nya, lalu bertemu dengan Syakila. Sangat akrab. Bahkan Januar sudah menyiapkan sesuatu untuk gadis itu di dalam saku jaketnya. Jantung Januar seperti mau meledak rasanya, dia sudah mempersiapkan diri untuk hari ini. Jalan-jalan dengan Syakila. Mereka tidak berasal dari satu sekolah yang sama, tetapi sering bersinggungan di acara luar akademik. Bisa dibilang ... dari sanalah awal mula Januar dan Syakila perlahan menjadi dekat. Oh, Januar gugup. Tak jauh beda, Syakila juga sama gugupnya kali itu. Mereka sesekali saling melirik, lalu tertawa. Hingga tiba di titik Januar sampai di depan rumah kec

