Gadis mengejapkan matanya. Betapa nyenyak dia tidur semalam. Tidaklah rugi memesan kamar seharga lima puluh juta. Namun ada sesuatu yang berbeda. Ada yang memeluknya dari belakang. Gadis menatap lelaki yang tertidur nyenyak di sampingnya. Sudah dia duga. Rafi akan pindah dan malah naik ke atas ranjang. "Dalam sekejap kamu membuat aku jatuh cinta. Tapi dalam sekejap kamu juga membuat aku merasa kayak orang asing, Mas." Gumam Gadis. Gadis menyingkirkan tangan Rafi dari perutnya. Kemudian dia melangkah dengan perlahan. Menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Gadis menatap tubuh telanjangnya di depan cermin. Perut ratanya nanti akan segera membesar. Dia tak menyangka kalau nanti akan segera menjadi Ibu. Rafi melihat ke sisi ranjang dan sudah tidak ada istrinya. Dia kebingungan dan sege

