Mata yang sejak semalam terpejam itu kini terlihat mengerjab perlahan sampai pada akhirnya terbuka dengan sempurna. Dengan kesadaran yang belum terkumpul sepenuhnya, gadis itu melihat ke arah tangannya yang melingkar dengan sempurna di pinggang seseorang. Melihat ke bagian bawah, kakinya juga melingar sempurna di kaki seorang dan ketika memberanikan diri untuk melihat siapa pemilik anggota tubuh itu, ia tergejolak kaget. Matanya membola dengan sangat sempuna. "STEPHEN LO APAIN GUE?!" seru gadis itu dengan sangat kencang. Dia menjauhkan tubuhnya dari sang pemilik tubuh yang dia peluk semalam. Yang di teriaki tampak mengerjakan matanya, mata itu terlihat sangat berusaha untuk terbuka. "Kenapa, Sayang?" suara berat itu terdengar mengalun, sangat serak sampai Flora menelan ludahnya pelan. K

