Jika rasa sayang, rindu, serta cinta bisa terpupuk seiring berjalannya waktu, maka hal yang sama juga terjadi dengan rasa kesal serta amarah. Seperti yang terjadi pada Carina dalam dua bulan terakhir sejak kepergian Calvin dari rumahnya. Semakin hari terlewati, rasa marahnya pada pemuda itu semakin menumpuk. Bagaimana tidak? Pamannya itu terus-terusan mengacuhkannya. Jika saja Calvin bisa dicari keberadaannya dengan mudah, Carina mungkin sudah memarahi habis-habisan pemuda itu. Sayangnya kenyataan tidak seperti yang selalu ia inginkan. Waktu libur semester selama dua setengah bulan yang Calvin gunakan untuk magang ini membuat mereka sama sekali tak bisa berjumpa. Bahkan saat Carina sengaja berkunjung ke rumah Calvin, pemuda itu selalu tak pernah ada disana. Meskipun sudah menunggu berjam-

