Bab 21. Penguasa yang Kembali

1522 Words

"Aku pulang dulu, Yang!" Sherina menaikkan kedua lengannya merangkul leher Damian. "Lama-lama di rumah kamu, aku capek. Istri kamu nggak hormat sama tamu, dia nggak hormat sama tamu. Padahal, kan, aku cuma mau ngerawat kamu aja yang pagi sakit," katanya tak tahu malu. "Nggak usah pedulikan dia!" dengus Damian. Ibu jarinya mengusap pipi Sherina yang masih sedikit memerah akibat tamparan Andrea. "Kamu bisa datang ke sini kapan aja kamu mau. Dia nggak berhak melarang kamu." "Tapi, dia udah nampar aku, Yang, sakit banget," adu Sherina manja dengan bibir mengerucut. "Aku takut ke sini lagi, ntar ditampar lagi," katanya sambil menarikan jari telunjuknya di d**a Damian. Suhu tubuh Damian sudah tidak sehangat beberapa saat yang lalu, meskipun belum benar-benar normal. Kepalanya masih sedikit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD