"Tunggu sebentar, saya mau ke minimarket dulu!" Damian membuka pintu mobil, mendorongnya lebih lebar agar muat untuk dilewatinya. "Ada yang mau saya beli," katanya seraya menutup kembali pintu. Damian melangkah lebar menuju minimarket yang tak jauh dari Pak Dudung memarkirkan mobilnya. Dia memerlukan permen sebagai pengganti rokok agar mulutnya tidak terasa asam. Pak Dudung tidak tahu jenis permen seperti apa yang diinginkannya. Ia harus pergi sendiri ke supermarket agar tidak mendapatkan permen yang salah. Seorang gadis kecil menarik perhatian Damian saat ia memasuki minimarket. Gadis kecil dengan rambut dikepang dua itu tidak tampak seperti warga lokal. Rambutnya berwarna brunette, entah alami atau hasil dari mewarnai. Yang membuat Damian tidak dapat mengalihkan pandangan adalah

