Erkan nampak tidak berkonsentrasi dengan meetingnya dan sejak tadi hanya tersenyum tersipu membayangkan kelakuan istrinya semalam. Sungguh hormon kehamilan membuat istrinya tersebut berubah drastis dan tentu saja itu menguntungkan bagi dirinya. Hana yang selalu ingin berdekatan dengannya, Hana yang selalu bersikap manja padanya, Hana yang lebih agresif dari biasanya dan Hana yang terkadang tiba-tiba menangis untuk hal yang tidak masuk akal. " Jadi bagaimana menurut pak Erkan?" tanya seorang staf divisi pemasaran yang sedang mempresentasikan strategi pemasaran untuk proyek baru mereka yang juga dihadiri oleh divisi humas dimana Hana bernaung. Erkan bahkan tidak begitu menyadari ketika namanya disebut dan tetap menatap kearah Hana dengan senyum dikulumnya. Pun ketika semua orang saling mem

