" Erkan, ayo siniiii..." seru Hana kepada Erkan yang hanya duduk di atas pasir dengan kacamatanya yang sejak tadi mengamati Hana yang berenang sendirian dalam balutan bikini merah yang membuat istrinya tersebut nampak sangat mempesona. Bikini yang tadinya membuat Hana tidak keluar dari kamar mandi hampir satu jam lamanya hanya karena malu mengenakannya dihadapan suaminya. Hingga akhirnya dengan bujukan lembut dari Erkan membuatnya percaya diri bahwa ia cantik mengenakan bikini tersebut dan selanjutnya Erkan tidak akan mengijinkannya lagi. Erkan juga tidak hentinya memperhatikan keadaan sekitar kalau saja ada orang lain yang berada di pulau pribadi tersebut dan melihat Hana dalam keadaan semenggoda saat ini. Erkan menelan ludahnya namun berusaha terlihat santai ketika Hana berjalan menuju

