Hey … Suami

1580 Words

Arsa merasa lega, karena menunggu maminya yang masih belum juga datang, mengingat jam-jam seperti ini jalanan bisa di pastikan macet di mana-mana. Akhirnya ada seseorang yang bisa ia percayai untuk menjaga istrinya. “Mbak, maafkan saya. Bisakah saya titip istri saya sebentar?” tanya Arsa pada Bunga, “Karena ada urusan mendesak yang harus saya urus dulu. Tadi saya sudah telepon Mami, mungkin masih perjalanan ke sini,” ucap Arsa yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Sergio. “Oke, berangkatlah dan hati-hati. Mbak sama Tari akan menjaga istri kamu,” ucap Bunga yang mengikuti Arsa menyebut kata ‘istri’ yang membuat dirinya tersenyum saat mendengar ucapan Arsa. Bunga merasa lega, ternyata lelaki pilihan suaminya, memang benar-benar sosok yang cocok untuk adik iparnya kesayangannya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD