Haris kemudian menyeruput kopinya lalu lanjut menceritakan keadaan dirinya yang sempat merasa terpuruk, dan dirinya juga tidak berani untuk menemui Bima. Yang pastinya sudah tahu cerita kejadian antara dirinya dan Arsa. Arsa tampak terlihat masih terdiam mendengarkan mantan sahabatnya itu bercerita. Pria tampan berkacamata itu masih mau mendengarkan cerita yang keluar dari mulut Haris, karena dirinya masih melihat hubungan persahabatan mereka yang pernah terjalin cukup lama. Namun untuk kembali dekat seperti sebelum adanya kejadian di butik, itu sangat sulit Arsa lakukan. Mengingat betapa emosi dirinya sewaktu melihat wanita cantik yang berhati lembut itu, yang baru saja menjadi istrinya begitu yketakutan sambil berjongkok di sudut ruangan dekat dengan lemari dokumen dalam ruang kerjany

