“Kalau begitu Alka akan suruh Marni aja,” ucap Alka yang langsung pergi ke dapur. Arsa yang melihat istrinya langsung pergi pun langsung mendengus, ia tidak mau ditinggal oleh Alka kembali meskipun itu hanya ke dapur. “Kamu semakin cantik, Sayang” batin Arsa dengan tersenyum. Tak lama pun Alka kembali menemui suaminya dan langsung duduk di hadapan Arsa. “Mas, apa kabar?” tanya Alka sambil meneliti tubuh suaminya yang tidak terlihat seperti biasanya, suaminya terlihat agak kurusan dengan wajah yang terlihat kelelahan. “Tubuh Mas baik, tapi tidak dengan hati Mas,” jawab Arsa sambil beranjak dari duduknya dan berpindah duduk di sebelah Alka. “Mas terlihat sangat lelah, pasti Mas kurang istrirahat ya?” tanya Alka dengan sendu. “Mas jangan terlalu memaksakan diri untuk bekerja, nanti kala

