Setelah sampai di Mansion nya, Sean menggendong Cinta yang tertidur. Mungkin Cinta kelelahan karena sepanjang perjalanan, Cinta terus saja mengoceh banyak hal. Saat memasuki Mansion nya Sean langsung di sambut oleh wanita paruh baya yang merupakan asisten rumah tangganya dan juga beberapa pelayan wanita yang lebih muda. Sean menidurkan Cinta di kamar tidur utamanya yang terletak di lantai dua. “Emm...” Cinta menggeliat saat Sean meletakkannya dengan hati-hati di atas ranjang. “Apa aku membangunkanmu?” Tanya Sean dengan lembut, moodnya sedikit membaik setelah terhibur dengan tingkah lucu istrinya saat mabuk. “Aku di mana?” Cinta berusaha bangun dari posisi tidurnya, Sean dengan sigap langsung membantunya. Cinta mengerjapkan matanya, mencoba untuk menajamkan penglihatannya tapi tetap saj

