Hujan turun dengan derasnya hingga membuat malam ini teras begitu dingin tapi tidak untuk Sepasang insan yang sedang berciuman panas di atas Tempat tidur, bahkan keduanya sudah polos tanpa memakai sehelai benang pun di tubuh mereka. Dinginnya udara malam itu tak menyurutkan langkah mereka untuk melakukan Malam pertama yang sudah lama tertunda. “Emphh...” Cinta mendesah tertahan saat Ale mulai turun menjelajahi setiap lekuk tubuhnya, dia tidak tahan untuk mengeluarkan suara aneh itu saat salah satu tangan Ale meremat lembut salah satu gundukan bukit kembarnya. “Al...” Cegah Cinta saat Ale tetap tak menghentikan kegiatannya menghi sap salah satu bukit kembarnya, apalagi saat bibir Ale semakin turun untuk menjelajahi bagian tubuh bawahnya. Membuat Cinta semakin tidak tahan untuk mengeluarka

