44. Apartemen

1793 Words

Edward menunggu Marcelina bangun dan wanita itu terkejut ketika ia mendapati Edward sudah berada di depan kamarnya. "Ayah?" "Semalam kamu mabuk berat. Sekarang bagaimana keadaanmu?" "Masih sedikit pusing, tapi sudah merasa lebih baik." "Bagus. Aku ingin bicara denganmu. Ayo ikuti aku!" Marcelina mengikuti Edward masuk ke ruang kerjanya. "Duduklah!" Marcelina duduk di sofa. "Apa yang Ayah ingin bicarakan denganku?" "Ini mengenai Danica." "Ada apa dengan anak itu?" "Apa Danica adalah putri Zachary yang hilang?" Wajah Marcelina menjadi pucat pasi dan panik. "Itu tidak mungkin. Mana mungkin Danica adalah putri Zachary yang hilang." "Jangan berbohong lagi! Aku sudah tahu semuanya." "Aku tidak berbohong. Danica bukan putri Zachary." "Benarkah begitu? Bukannya kemarin malam kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD